Mengenal Lebih Dalam Apa Itu Sistem Operasi

Sistem Operasi

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Bagaimana kabar kalian semua? Semoga dalam keadaan sehat wal ‘afiat ya. Pada kesempatan kali ini, saya ingin sharing mengenai sebuah teknologi yang bernama sistem operasi. Sebelum lebih lanjut saya harapkan kalian bisa mencari tempat yang nyaman agar ilmu ini bisa tersalurkan secara maksimal.

Pengertian Sistem Operasi

Sistem Operasi adalah sebuah program yang bertugas untuk mengelola hardware dan software pada perangkat serta untuk menjadi penghubung antara pengguna dan perangkat keras komputer. Sistem operasi komputer yang banyak orang kenal seperti Windows lalu ada Linux dan juga Mac Os sedangkan sistem operasi pada pengguna smartphone itu ada Android dan juga IOS. Masih Bingung? sama saya juga hehehe, nggak lah bercanda. Jika memang masih bingung berikut gambarannya.

Sudah dapat kesimpulannya? Jika sudah kamu bisa lompat ke pembahasan yang selanjutnya dan jika belum, mari kita bahas bersama-sama.

Jika kita lihat gambar diatas terdapat 3 alur yang berkenaan dengan sistem operasi. Terdapat masing-masing 3 user 3 perangkat lunak/program, saya ambil contoh dari microsoft office. Ketiga Program tersebut bisa dijalankan karena ada nya sistem operasi lalu apakah sebuah program wajib mempunyai sebuah sistem operasi? tidak wajib karena tergantung kebutuhan masing-masing, contohnya seperti program kalkulator (fisik) dia tidak memiliki sistem operasi karena kebutuhannya tidak banyak hanya menghitung saja.

Baca juga: Spyware Telah Merajalela, Lindungi Komputer Anda

Sistem operasi membuat program aplikasi berkembang sangat pesat. Maka dari itu, sebuah program aplikasi tidak harus dilengkapi dengan pengkodean langsung ke hardware komputer karena sistem operasi akan membantu untuk mengakses hardware komputer seperti alokasi ruang memory dan memberikan akses kelancaran ke Input Ouput Device.

Tujuan Sistem Operasi

Tujuan terciptanya sistem operasi adalah kenyamanan pengguna dan efisiensi untuk membuat suatu program dan juga penggunaan input output device.

Fungsi Sistem Operasi

  • Perantara antara user dan hardware komputer
  • Alokasi sumber daya
  • Pengelolaan memori, keamanan dan lain-lain

Tipe Sistem Operasi

Tipe sistem operasi ini dikategorikan menurut cara kerjanya dan yang paling popular. Berikut 5 tipe sistem operasinya.

1. Batch OS

Batch OS digunakan untuk komputer generasi kedua. Komputer generasi kedua ini belum memiliki sistem operasi namun sistem pada sebuah sistem operasi telah ada yaitu dengan menjalankan pekerjaan-pekerjaan yang mirip dikumpulkan dan dijalankan secara kelompok. Jika sudah dijalankan maka secara otomatis kelompok lain dijalankan.

Dalam Batch OS ini ada tanggung jawab operator untuk menyusun atau mensortir pekerjaan dengan kebutuhan yang sama. Batch OS ini terdapat pada Fortarn Monitoring System (FMS) dan IBSYS.

Keuntungan

  • Beberapa pengguna dapat berbagi sistem batch
  • Waktu idle sistem batch sudah dikurangi sehingga mempercepat sebuah proses
  • Sangat mudah untuk mngelola pekerjaan besar berulang kali dalam sistem batch
  • Waktu antrian dapat diketahui

Kekurangan

  • Operator harus sangat paham dengan sistem batch
  • Biaya yang sangat mahal
  • Sistem batch sulit untuk debug
  • Pekerjaan lain harus menunggu untuk waktu yang tidak diketahui jika ada pekerjaan yang gagal

Contoh batch berbasis sistem operasi: sistem payroll, laporan bank dan lain-lain.

2. Time-sharing OS

Time-sharing OS ini digunakan CPU dengan sistem tunggal yang membagi setiap tugas dengan waktu untuk eksekusi masing-masingnya sehingga semua tugas dapat berjalan dengan lancar. Sistem ini juga bisa disebut dengan Multitasking. Tugas dapat dari satu pengguna ataupun pengguna lain. Waktu eksekusi yang dibutuhkan setiap tugas disebut dengan Quantum. Setelah tugas selesai dilakukan maka OS akan pindah ke tugas berikutnya.

Keuntungan

  • Setiap Tugas mendapatkan kesempatan waktu yang sama
  • Tidak terjadi duplikasi perangkat lunak
  • waktu idle cpu dapat dikurangi sehingga bisa mempersepat suatu proses

Kekurangan

  • Kurang handal karena CPU digunakan oleh beberapa user sehingga CPU kurang dapat di maksimalkan
  • masalah komunikasi data

3. Distributed OS

Sistem ini menggunakan processor berbeda dalam ukuran dan fungsi. Manfaat utama dari penggunaan sistem ini bahwa satu pengguna dapat mengakses file atau perangkat lunak yang sebenarnya tidak hadir pada sistem tetapi pada beberapa sistem yang lainnya selama terhubung dengan jaringan.

Keuntungan

  • Kegagalan suatu perintah tidak akan mempengaruhi komunikasi jaringan yang lainnya, karena semua sistem independen dari satu sama lain
  • Surat elektronik meningkatkan kecepatan pertukaran data
  • Karena sumber daya sedang dibagi, komputasi sangat cepat dan tahan lama
  • Mengurangi beban pada komputer pengguna
  • Sistem ini mudah dikembangkan karena banyak sistem yang dapat dengan mudah ditambahkan kedalam jaringan
  • Dapat mengurangi keterlambatan dalam pemrosesan data

Kekurangan

  • Kegagalan jaringan utama akan menghentikan seluruh komunikasi
  • Untuk membangun sebuah sistem terdistribusi, bahasa yang digunakan tidak didefinisikan secara baik
  • Jenis sistem ini biayanya mahal

4. Network OS

Dari namanya mungkin kalian sudah tahu kegunaan dari sistem operasi ini. Yap, untuk mengelola jaringan dan juga beberapa data, pengguna, keamanan, aplikasi dan lain-lain. Jenis sistem ini juga memungkinkan akses bersama file, printer, keamanan, aplikasi dan fungsi jaringan yang lainnya melalui jaringan pribadi kecil.

Keuntungan

  • Server terpusat yang stabil
  • Masalah keamanan ditangani melalui server
  • Mudah diupgarde dan mudah di integrasikan kedalam sistem
  • Dapat mengakses server yang jauh dari lokasi yang berbeda dan jenis sistem

Kekurangan

  • Pengguna harus bergantung pada pusat server karena sebagian besar operasi
  • Pemeliharaan dan pembaharuan diperlukan secar teratur

5. Real-time OS

Sistem ini membutuhkan waktu untuk memproses dan merespon input yang sangat kecil atau biasa yang disebut dengan waktu tanggap. Sistem ini digunakan ketika ada persyaratan waktu yang sangat ketat seperti sistem rudal, sistem kontrol lalu lintas udara, robot dan lain-lain. Jika kalian mau tahu ternyat sistme ini memiliki 2 jenis yaitu

Hard Real-Time OS

  • Sistem ini biasa dimaksudkan untuk aplikasi dimana kendala waktu sangat ketat dan bahkan penundaan sangat sesingkat mungkin tidak dapat diterima
  • Sistem ini dibangun untuk menyelamatkan nyawa seperti parasut otomatis atau kantung udara yang perlukan untuk dapat tersedia jika terjadi kecelakaan
  • Memori virtual hampir tidak pernah ditemukakan dalam sistem ini

Soft Real-Time OS

Sistem ini untuk aplikasi dimana untuk kendala waktu kurang ketat.

Keuntungan

  • Pemanfaatan maksimum: pemanfaatan maksimum perangkat dan sistem, sehingga menghasilkan output yang maksimal
  • Bebas kesalahan
  • Alokasi memory
  • Fokus pada aplikasi yang berjalan dan bukan untuk apikasi yang berada dalam antrian

Kekurangan

  • Terkadang sumber daya sistem tidak begitu baik dan harganya juga mahal
  • Algoritma yang sangat kompleks dan sulit bagi perancang untuk menulisnya
  • Perlu driver khusus ke perangkat dan sinyal interupsi untuk respon gangguan

Oke, mungkin cukup sekian artikel kali ini semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk baca artikel lainnya di website ini, saya akhiri

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Hanya Seorang Pengemis Receh di Dunia Internet.

You May Also Like

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *