Definisi dan Perbandingan Open Source dan Close Source pada Software

open source dan close source

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Hai gimana kabar kalian semua? pasti sehat ya. Pada kesempatan kali ini saya ingin membagikan sebuah pengertian mengenai Open Source dan Close Source pada sebuah software atau sistem operasi. Sebelum kita mulai, pastikan kamu berada ditempat ternyaman entah itu dikamar, taman atau di langit yang biru hehehe.

1. Open Source

Jadi, Open Source ini adalah Sebuah kode atau kita bilangnya perangkat lunak yang memungkinkan kita untuk menyalin, memodifikasi atau menghapus bagian kode dibawah kebijaksanaan dari mereka sendiri. Gak hanya itu, kamu juga bisa merubah fungsi opensource ini pada program kamu sendiri tanpa ada konsekuensi. Contoh opensource software yaitu libreoffice dan operasi sistem linux.

Harga

Ya yang pastinya harga dari open source ini sangat terjangkau dan gratis dalam artian kamu bisa melakukan apapun yang kamu mau tanpa batasan yang ada. Nah, jika kamu memiliki keahlian dalam pengembangan perangkat lunak dan sumber daya untuk mengimplementasikan maupun memberikan dukungan kepada tim IT, maka pilihan open source ini cocok dengan kamu.

Kegunaan

Masalah ini mungkin serius karena panduan penulis untuk pengembang dan bukan untuk pengguna awam. Serta buku pedoman juga gagal untuk memenuhi standard dan struktur yang berlaku. Sedangkan ketika pedoman ini telah ditulis secara manual, malah diisi dengan hal-hal yang sulit untuk diikuti.

2. Close Source

Nah kebalikan dari open source yaitu perangkat lunak ini menyimpan sumber kode yang sudah terenkripsi. Hal ini, kamu tidak di izinkan menggunakan source ini untuk menyalin, memodifikasi ataupun menghapus kode yang sudah ada sebelumnya. Walaupun kita meminta izin kepada vendor, hal yang sangat terjadi mungkin adanya penolakan dari mereka.

Harga

Close Source ini biayanya mahal tetapi tergantung kompleksitas sistemnya. Hali ini dikarenakan mencakup biaya dasar untuk pengembangan perangkat lunak, integrasi dan layanan. Namun, kamu juga bisa mendapatkan harga yang sangat tinggi sesuai apa yang kamu dapatkan seperti keamananya, fungsionalitas yang tinggi, skalbilitas yang tinggi dan persyaratan yang lebih rendah untk keterampilan teknis.

Kegunaan

Kegunaan ini bernilai tinggi karena biasanya dokumentasinya berisi instruksi secara terperinci dan disampaikan dengan baik. Tidak hanya itu saja, sistem dan pengembang pihak ketiga dapat menggunakan berbagai mekanisme untuk meningkatkan open source software.

Selesai. Saya akhiri

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

open source dan close source
Next Post

No more post

Hanya Seorang Pengemis Receh di Dunia Internet.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *